• Register
Home  //  e-Artikel  //  Artikel  //  Bagaimana Kesulitan Mempengaruhi Hidup Anda
Bagaimana Kesulitan Mempengaruhi Hidup Anda
PDF
Print
E-mail
Written by Administrator   
Sunday, 31 July 2011 04:25

Yakobus 1:2-4 "Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun."



Dalam Alkitab, Yakobus mengatakan bahwa saat kita menghadapi pencobaan, kita harus menganggapnya sebagai suatu kebahagiaan. Perhatikan, dia tidak mengatakan "jika" kita menghadapi pencobaan atau kesulitan. Tidak, setiap orang di planet ini pasti akan menghadapi tantangan, hambatan dan kesulitan. Kita semua memiliki saat-saat dimana harapan kita tidak terpenuhi, seorang teman membuat kita down, atau hal-hal yang ternyata tidak terjadi sesuai seperti yang kita rencanakan.
Tapi kita tidak bisa membiarkan tantangan-tantangan menjadi batu sandungan yang menghancurkan kita dan mempengaruhi iman kita. Sebaliknya, kita harus mengubahnya menjadi batu loncatan untuk membuat kita menjadi lebih dekat kepada Tuhan!

Setiap pencobaan ataupun setiap kesulitan yang kita alami adalah saat yang menentukan dalam hidup kita. Kesulitan tersebut bisa menghambat kita atau justru bisa mendorong kita untuk maju menuju hal-hal baik yang telah Tuhan sediakan bagi kita. Kitalah yang memutuskan bagaimana hal-hal itu akan mempengaruhi kehidupan kita. Jika kita memilih untuk menjadi pahit dan marah, terus-menerus mengeluh tentang apa yang terjadi, maka kita tidak akan pernah bergerak maju.

Tetapi jika kita memilih untuk memiliki sikap positif, tetap bertahan dalam iman, dan jika kita memilih untuk menemukan sukacita bahkan di tengah-tengah pencobaan kita, maka kita dapat bergerak maju dalam damai dan kemenangan dari Tuhan.

Saya suka hal yang Yakobus katakan kepada kita mengenai apa yang akan terjadi selanjutnya: ketika kita membiarkan kesabaran untuk bekerja dalam hidup kita, kita menjadi sempurna, tidak kekurangan apapun! Itu sebabnya kita bisa "menganggapnya sebagai kebahagiaan" -- karena pada sisi yang lain, kesulitan itu merupakan tempat dari keutuhan, kelimpahan, penyediaan dan kemenangan!


__________________________________________

Jika kita memilih untuk tetap bersikap positif di tengah-tengah kesulitan,

maka sudah dapat dipastikan bahwa kemenangan dari Tuhan akan menjadi milik kita.

(Diterjemahkan dari Hope for Today by Victoria Osteen)

Last Updated on Sunday, 31 July 2011 06:18
 
Written on 18 April 2012, 02.38 by Air Hidup
Baca:  Kejadian 22:1-19 "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana...
Written on 05 September 2011, 02.40 by Administrator
Dr. Mengapakah saya sering sakit dada di bahagian kiri, kadang kala saya nakbernafas pun susah kalau time betol-betul sakit.lagi satu kalau time sakit...
Written on 18 April 2012, 02.49 by Administrator
Kisah Para Rasul 12:5"Demikianlah Petrus ditahan di dalam penjara. Tetapi jemaat dengan tekun mendoakannya kepada Allah." Seringkali sebagai jemaat kita...