Begitu sering kita mendengar aksi bom bunuh diri di Afganistan. Tak hanya orang dewasa, kelompok teroris di balik aksi keji itu juga menyasar sejumlah anak kecil sebagai pelaku.
Lewat metode cuci otak, anak-anak dijejali informasi sesat yang membuat mereka dengan rela melakukan aksi bom bunuh diri.
Begitu sederhana kaum teroris mencuci otak anak-anak kecil di negara tersebut. "Kami diberi tahu bahwa bom tidak akan membunuh kami, hanya orang Amerika yang akan mati," kata Abdul Samat, seorang bocah 13 tahun, calon bomber di Afganistan, seperti dikutip harian Inggris, Telegraph.
Jangan berpikiran bila keluarga dari habib atau kyai konservatif dan antikeberagaman. Pandangan itu setidaknya ditepis oleh sosok Ahmad Basarah, anggota Komisi Hukum DPR RI.
Ahmad Basarah yang juga sebagai Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan juga merupakan menantu pendiri Islamic Center Kwitang yakni Habib Muhammad Alhabsyi bin Habib Ali Alhabsyi atau lebih akrab disapa Habib Kwitang.
Jerusalem – Seorang penyelidik dan periset veteran mengklaim telah menemukan dua paku yang digunakan untuk memaku tangan Yesus Kristus ketika disalib.
Paku itu ditemukan dalam sebuah makam berusia dua ribu tahun di Jerusalem, oleh Simcha Jacobovici. Temuan ini bisa dikatakan cukup aneh.
Selain menyebabkan perdebadan di Tahta Suci Vatikan, benda ini pernah menghilang selama 20 tahun dan mendadak ditemukan lagi di sebuah laboratorium di Tel Aviv, Ibukota Israel.
Sebuah masjid di Israel dirusak dan dibakar, serta dicoret-coret pada Minggu malam, 2 Oktober 2011. Mengetahui hal ini, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu marah besar dan memerintahkan penangkapan pelaku secepatnya.
Dilansir dari laman harian Haaretz, Senin 3 Oktober 2011, masjid yang dibakar berada di Tuba-Zangariyee, sebuah pemukiman komunitas Arab Israel. Masjid dibakar dari dalam, menyebabkan kerusakan yang parah. Kitab-kitab suci Al-Quran terbakar, begitu juga dengan karpet masjid.
Pelaku juga mencoretkan grafiti dalam bahasa Ibrani yang artinya "label harga". Pemerintah Israel dalam pernyataannya mengatakan Netanyahu marah besar setelah diperlihatkan foto tempat kejadian perkara.
Otoritas Barang Antik Israel berhasil menyita kotak tua berusia 2000 tahun dengan ukiran pesan di permukaannya. Peristiwa itu terjadi 3 tahun lalu. Namun kotak tua itu ternyata berharga sebab ditengarai terkait dengan cerita mengenai kematian Yesus.
"Di luar semua keraguan, pesan yang terukir di atas kotak tua itu otentik," kata Yuven Goren, arkeolog dari Tel Aviv University yang memimpin upaya otentifikasi kotak tua berbahan batu gamping dan berhiaskan ukiran bunga roset itu.


